439 CPNS dan 4.354 PPPK Lulus, Pemprov Sulteng Siap Genjot Layanan Publik

oleh
Penulis: Rilis  |  Editor: Redaksi

OBORMOTINDOK.CO.ID. PALU— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Pogombo, Rabu pagi (10/12/2025). Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya proses pembentukan kompetensi dasar ribuan aparatur baru yang siap memperkuat layanan publik di berbagai perangkat daerah.

Dari total 441 peserta CPNS, sebanyak 439 orang berhasil lulus, sementara 2 peserta memilih mengundurkan diri. Peserta CPNS terdiri dari 326 orang golongan III dan 115 orang golongan II.

BACA JUGA:  Unggul Sementara Rekap Suara DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang Ucapkan Terima Kasih

Untuk PPPK, seluruh 4.354 peserta dinyatakan lulus tanpa pengecualian, menjadikan total aparatur baru yang siap bertugas mencapai 4.793 orang.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Moh. Sadly Lesnusa, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid menegaskan bahwa ASN merupakan motor penggerak pembangunan daerah. Ia menuntut aparatur bekerja cepat, tepat, transparan, serta mengutamakan pelayanan publik.

“ASN tidak hanya dituntut menguasai tugas teknis, tetapi juga memahami arah besar pembangunan Sulawesi Tengah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Menag Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan

Ia menegaskan bahwa status sebagai CPNS atau PPPK merupakan amanah besar dari Tuhan, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, setiap ASN wajib tampil sebagai agen perubahan yang bekerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas.

Gubernur juga menyoroti isu efisiensi anggaran yang kini menjadi perhatian nasional. Menurutnya, efisiensi bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan, melainkan tantangan untuk melahirkan inovasi dan kreativitas baru.

“Negara wajib melayani setiap warga negara. Tidak ada kata ‘nanti’ atau ‘tunda’ dalam pelayanan publik,” tegasnya.

Pelaksanaan Latsar CPNS 2025 berjalan selama 64 hari kerja menggunakan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran mandiri, daring melalui Zoom, dan sesi tatap muka.

BACA JUGA:  Gubernur Anwar Hafid dan Pangdam Jonathan Sianipar Hadiri Peringatan HUT Morowali Utara ke-12

Sementara Orientasi PPPK berlangsung 17 hari kerja, dengan metode pembelajaran mandiri dan tatap muka.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada BPSDMD Provinsi Sulawesi Tengah serta seluruh panitia pelaksana yang dinilai profesional dan berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan baik.

Acara penutupan turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.**