Aksi Warga Batui di PLTMG Tuntut Pemberdayaan Putra Daerah

oleh
Penulis: Gufran Sabudu  |  Editor: Redaksi
Warga Desa Kayowa dan sejumlah warga Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, melakukan aksi damai di depan kawasan  Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Desa Nonong, Selasa (27/1/2026).

OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Sekelompok warga Desa Kayowa dan sejumlah warga Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, menggelar aksi damai di depan kawasan  Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berlokasi di Desa Nonong, Selasa (27/1/2026).

Aksi tersebut menuntut keterbukaan PT Wahana Ideal Cipta (WIC)subkon PLTMG dalam proses rekrutmen tenaga kerja serta minimnya pemberdayaan tenaga kerja dan kontraktor lokal dari kedua desa tersebut.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita awalnya berlangsung tertib. Namun seiring berjalannya waktu, situasi mulai memanas. Hal ini dipicu karena pihak perusahaan hanya mengutus perwakilan yang dinilai kurang memahami substansi persoalan yang menjadi tuntutan warga.

BACA JUGA:  “Mari Viralkan Keunggulan Pariwisata Morowali Utara” Astra Agro dan Disparpora Gelar Lomba Jurnalis 

Aksi tersebut dimotori oleh Fachruddin L. Mappatunru. Ia menilai perusahaan seharusnya menghadirkan pihak manajemen yang memiliki kewenangan mengambil keputusan, bukan sekadar perwakilan.

Perwakilan PT WIC, Niko, dalam keterangannya kepada massa aksi menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan tuntutan para pendemo.

BACA JUGA:  Tolak RUU KUHP, FMKBB Kembali Desak DPRD Banggai

Ia hanya bertugas menampung aspirasi dan menyampaikannya kepada manajemen perusahaan.

“Untuk keputusan, saya tidak bisa memutuskan. Di sini saya hanya menampung apa yang disampaikan teman-teman sekalian. Pastinya akan saya sampaikan ke manajemen perusahaan,” ujar Niko di hadapan massa aksi.

Jawaban tersebut membuat Fachruddin L. Mappatunru selaku penanggung jawab aksi merasa tidak puas. Ia menilai sikap perusahaan terkesan mengabaikan dan tidak menghargai aspirasi masyarakat.

Fachruddin kemudian meminta pihak perusahaan untuk melanjutkan dialog secara resmi di Kantor Desa Kayowa, dengan harapan tuntutan warga dapat dibahas secara serius dan menghasilkan solusi.

BACA JUGA:  Kabupaten Banggai Catat Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan di Tahun 2024

“Seharusnya bapak bisa menghubungi atasan untuk mendapatkan jawaban atas tuntutan kami. Kami berharap bapak bersedia bersama kami ke Kantor Desa Kayowa untuk berdialog agar tuntutan ini membuahkan hasil,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, aksi damai tersebut berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dari Polsek Batui yang dipimpin langsung Kapolsek Batui Iptu Adjisaka, serta personel Koramil 1308-03 Batui.
(sal)