OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Bupati Morowali Utara,(Morut) Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, secara resmi membuka Rapat Kerja Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (Raker POUK) VIII se-Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra) yang digelar di Gereja POUK Kolonodale, Jumat (16/1/2026). Pada kesempatan tersebut, Bupati Delis juga tampil sebagai pemateri pertama sekaligus mewakili Gubernur Sulawesi Tengah yang berhalangan hadir.
Kedatangan Bupati Delis bersama istri tercinta, Anggota DPD RI dapil Sulawesi Tengah Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., serta Ketua PGIW Sulselra Pdt. Adrie Octavianus Massie, S.Th., disambut secara adat oleh jemaat dan peserta raker. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan iringan musik bambu, tarian khas Suku Mori, serta paduan suara anak-anak lintas denominasi gereja di Kota Kolonodale.
Raker POUK VIII dilaksanakan pada 16–18 Januari 2026 dengan mengusung tema: “Karena terang hanya membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran” (Efesus 5:9)
Serta subtema: “Bersama-sama mewujudkan masyarakat majemuk yang pancasilais dan berdamai dengan segenap ciptaan Allah.”
Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan rasa syukur atas pertumbuhan dan perkembangan gerakan oikoumene di Kabupaten Morowali Utara. Ia menilai persatuan lintas denominasi gereja merupakan kekuatan penting dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kami bersyukur melihat gereja-gereja di Morowali Utara dapat bergandengan tangan, bersinergi, saling menopang, dan saling menguatkan dalam pelayanan. Ini merupakan bagian penting dari upaya bersama membangun daerah,” ujar Bupati Delis.
Ia juga menegaskan bahwa visi besar Kabupaten Morowali Utara, yakni mewujudkan masyarakat Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS), tidak akan tercapai tanpa dukungan gereja dalam membangun kualitas spiritual dan karakter masyarakat.
“Gereja memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang sehat secara rohani dan cerdas secara spiritual. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh denominasi gereja,” tambahnya.
Bupati Delis berharap, Raker POUK VIII dapat menghasilkan program kerja yang konstruktif dan berdampak luas, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Sementara itu, Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Raker POUK VIII dan mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang memperkuat kebersamaan lintas gereja.
“Raker ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan, merawat toleransi, dan menghadirkan nilai-nilai kasih di tengah masyarakat majemuk,” ujarnya.
Raker POUK VIII secara resmi dibuka melalui pemukulan gong oleh Bupati Morowali Utara, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata. Usai pembukaan, Bupati Delis menyampaikan materi perdana mengenai peran gereja dalam pembangunan daerah, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh, Anggota DPRD Morowali Utara sekaligus Ketua Panitia Raker POUK VIII, Arman Purnama Marunduh, Kepala Dinas Kesehatan Morut, Arif Paskal Pokonda, Para hamba Tuhan se-Kolonodale dan Pengurus serta Sekretaris Bersama (Sekber) POUK dari wilayah Sulselra. (teguh)






