Bupati Morowali Utara Tekankan Peran Teknologi dan Etika di Forum Ilmiah FK Unhas

oleh
Penulis: Teguh  |  Editor: Redaksi
Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, alumni FK Unhas angkatan 1995, hadir sebagai narasumber di acara Dies Natalis ke-70, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) Makasar Sabtu, 24 Januari 2026,

OBORMOTINDOK.CO.ID. Makassar– Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-70, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menggelar Pertemuan Ilmiah Berkala dengan tema “AI in Medicine: Opportunity or Threat?” pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Prof. A. Amiruddin dan dikemas dalam bentuk simposium paralel.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta peserta dari berbagai institusi dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Prof. Dr. dr. Prihantono, Sp.B, Sp.B.Onk(K), M.Kes, yang menyampaikan bahwa Pertemuan Ilmiah Berkala merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-70 FK Unhas. Forum ini menjadi wadah ilmiah untuk membahas perkembangan serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan implikasinya terhadap praktik kedokteran, pendidikan medis, penelitian, hingga sistem pelayanan kesehatan di masa depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Dekan FK Unhas Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, Sp.PD-KGEH, Sp.GK(K) menegaskan bahwa perjalanan 70 tahun FK Unhas merupakan tonggak penting dalam kontribusi fakultas terhadap pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.

BACA JUGA:  Cegah Penyebaran Covid-19, ACT Maluku Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Tempat Ibadah Dan Rumah Warga

Menurutnya, pemanfaatan AI dalam dunia kedokteran adalah sebuah keniscayaan yang harus disikapi secara bijaksana, dengan tetap menjunjung tinggi etika, profesionalisme, serta keselamatan pasien.

Kegiatan ini kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc, yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam merespons transformasi digital di bidang kesehatan secara adaptif dan bertanggung jawab.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah Sesi Inspirasi, yang menghadirkan sejumlah kepala daerah berlatar belakang dokter dan alumni FK Unhas. Dalam sesi tersebut, Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, alumni FK Unhas angkatan 1995, hadir sebagai narasumber dan inspirator. Ia turut didampingi sang istri, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si, Apt, yang merupakan Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah.

Dalam pemaparannya, Bupati Delis mengangkat tema pembangunan daerah dalam konteks nasional menuju Indonesia Emas 2045, dengan menekankan visi “Mewujudkan Morowali Utara yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS)”.

BACA JUGA:  PT Elnusa Tuntaskan Lagi Pembayaran Konpensasi Aktivitas Survei Seismik di Desa Gori-gori

Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pengalaman saya sebagai dokter dan alumnus FK Unhas mengajarkan bahwa pembangunan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari tata kelola yang baik, data yang kuat, serta keberanian berinovasi. Teknologi, termasuk AI, harus dimanfaatkan sebagai alat untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan, bukan menggantikan nilai kemanusiaan dalam praktik kedokteran,” ujar Bupati Delis.

Ia juga memaparkan berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Morowali Utara, di antaranya perolehan penghargaan Universal Health Coverage (UHC), pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, pelaksanaan Program Dokter Spesialis Lintas Desa (ProDelis), serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tenaga kesehatan.

Di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memberikan beasiswa bagi ribuan mahasiswa setiap tahun, menyediakan pelatihan vokasi gratis, hingga memfasilitasi pengiriman mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Sementara dalam sektor ekonomi, Bupati Delis menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Morowali Utara menunjukkan tren positif, disertai peningkatan pendapatan per kapita serta penurunan angka kemiskinan.

BACA JUGA:  Cegak Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah! Bupati Delis Bupati Morowali Utara Buka Kegiatan Sosialisasi

Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara kebijakan pembangunan berbasis potensi wilayah, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Pembangunan daerah adalah fondasi Indonesia Emas. Jika daerah kuat, sehat, dan cerdas, maka Indonesia akan berdiri kokoh. FK Unhas memiliki peran strategis dalam mencetak dokter dan pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan jiwa pengabdian,” tambahnya.

Kehadiran Bupati Morowali Utara sebagai alumni sekaligus kepala daerah dalam forum ilmiah ini menjadi inspirasi tersendiri bagi sivitas akademika FK Unhas, khususnya mahasiswa kedokteran, bahwa profesi dokter memiliki ruang kontribusi yang luas, tidak hanya di layanan klinis, tetapi juga dalam kepemimpinan dan pembangunan bangsa.

Pertemuan Ilmiah Berkala ini diharapkan mampu memperkaya perspektif peserta dalam menyikapi perkembangan AI di bidang kedokteran, sekaligus memperkuat jejaring antara akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan dalam mewujudkan sistem kesehatan yang berkelanjutan serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.(teguh)