Harga Sembako di Pasar Rakyat Batui Terpantau Stabil, Tidak Ada Kenaikan Signifikan

oleh
Penulis: Gufran Sabudu  |  Editor: Phain
Istimewa

OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Harga kebutuhan pokok masyarakat atau sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Rakyat Batui, Kabupaten Banggai, terpantau stabil pada Jumat (1/8/2025). Tidak terdapat lonjakan harga yang signifikan pada berbagai komoditas utama, baik bahan pokok maupun bumbu dapur.

Sembilan jenis bahan pokok yang dipantau meliputi: beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan putih, gas elpiji serta minyak tanah, dan garam. Selain itu, komoditas penting lain seperti cabai juga menjadi perhatian dalam pemantauan harga pasar.

BACA JUGA:  Wagub Sulteng: Enam Pilar Strategi Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting 2025–2029

Berikut adalah daftar harga sembako terbaru yang dihimpun dari pantauan langsung dan laporan perkembangan ketersediaan bahan pangan di Pasar Rakyat Batui:

Daftar Harga Sembako Terbaru di Pasar Rakyat Batui (1 Agustus 2025):

Beras premium: Rp 13.500/kg

Beras medium: Rp 12.000/kg

Gula kristal putih: Rp 19.000/kg

BACA JUGA:  Sekdis Kominfo Buka Bimtek Literasi Digital dan Sosialisasi Literasi Sejuta Pemirsa Tahun 2022

Minyak goreng curah: Rp 18.000/liter

Minyak goreng kemasan premium: Rp 19.500/liter

Daging ayam ras: Rp 31.000/kg

Daging ayam kampung: Rp 70.000/kg

Telur ayam ras: Rp 27.000/kg

Telur ayam kampung: Rp 47.000/kg

Susu kental manis (Bendera 370 gr): Rp 12.385/kaleng

Garam balak: Rp 2.000/buah

Garam halus: Rp 3.000/bungkus

Cabai merah keriting: Rp 33.000/kg

BACA JUGA:  Aksi Anarkis di GNI Rugikan Banyak Pihak, Dandim: Saat ini sudah Kondusif, GNI akan beroperasi kembali

Cabai rawit merah: Rp 60.000/kg

Bawang merah: Rp 60.000/kg

Bawang putih: Rp 30.000/kg

Tomat : Rp.10.000/kg

Gas elpiji 3 kg: Rp 25.000/tabung dijual di pangkalan.

Dengan kondisi harga yang relatif stabil ini, masyarakat di Kecamatan Batui dapat berbelanja kebutuhan pokok tanpa khawatir akan fluktuasi harga yang memberatkan. Pemerintah setempat bersama pengelola pasar terus melakukan pemantauan secara rutin guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pangan pokok di daerah tersebut. (sal)