OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Kondisi jembatan penghubung antara Desa Ondo-ondolu dan Desa Ondolu 1, Kecamatan Batui, terpantau mengalami kerusakan berat. Jembatan yang menggunakan konstruksi baja dan kayu tersebut diketahui belum pernah mendapatkan perbaikan secara menyeluruh dari pemerintah sejak pertama kali dibangun.
Salah satu pengguna jembatan, Maman Satali, mengaku resah atas kondisi jembatan yang menjadi akses utama penghubung dua desa dan sejumlah dusun tersebut. Ia menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah, sementara kondisi jembatan semakin hari semakin memburuk.
“Jembatan ini sudah tidak layak lagi untuk dilewati,” ujar Maman kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, lantai jembatan yang terbuat dari kayu saat ini sudah sangat rapuh akibat faktor usia. Selain itu, besi pengaman jembatan juga tidak lagi lengkap, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengguna.
“Bisa dilihat sendiri kondisi jembatan penyeberangan ini. Selain lantainya yang memakai kayu bantalan sudah rusak, pagar pengaman jembatan juga tidak lengkap. Karena itu saya katakan jembatan ini tidak layak untuk masyarakat,” terangnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan penghubung tersebut dibangun pada pertengahan tahun 1994 dan hingga kini belum pernah mendapat perbaikan dari pemerintah.
Meski demikian, setiap kali memasuki awal musim penghujan, pemerintah desa setempat bersama warga secara swadaya bergotong royong mengganti kayu-kayu lantai jembatan yang sudah rusak demi menjaga agar jembatan tetap bisa dilalui. (sal)






