Jembatan Trans Batui 5 Rusak Berat, Akses Warga Ondo-ondolu Terancam Putus

oleh
Kondisi Jembatan Kayu Trans Batui 5 Desa Ondo - ondolu Rusak Parah Minggu (13/7/2025).

OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Kondisi jembatan penghubung di kawasan Trans Batui 5, tepatnya di Desa Ondo-ondolu, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, kini sangat memprihatinkan.

Jembatan yang dibangun pada tahun 2010 dengan material kayu dan atap seng tersebut kini sudah tidak layak digunakan.

Kerusakan parah terjadi setelah tali besi penyangga tiang jembatan putus dan menyebabkan rangka serta atap pelindung jembatan ambruk ke sisi jembatan. Selain itu, kawat penahan tanggul tidak mampu menahan derasnya arus air sungai yang berada di bawah jembatan.

BACA JUGA:  Pemerintah Kota Palu Mengusulkan Pengangkatan CPNSD Alumni Taruna STTD

Meski dalam kondisi berbahaya, warga setempat masih nekat menggunakan jembatan tersebut untuk menunjang aktivitas harian mereka. Pasalnya, jembatan itu menjadi satu-satunya akses penghubung antara permukiman dan jalan utama menuju kota.

Seorang warga Trans Batui 5, Koesnadi, menyampaikan kronologi kejadian ambruknya atap pelindung jembatan kepada media ini.

BACA JUGA:  Sulawesi Tengah Gelar Kampanye Tertib Arsip, Transformasi Menuju Era Digital Dimulai

“Pagi tadi sekitar jam 10, kami melihat langsung tali besi penahan jembatan putus. Akibatnya, pelindung jembatan terjatuh,” ujar Koesnadi pada Minggu (13/7/2025).

Menurutnya, anggaran perbaikan jembatan sebetulnya sudah tersedia, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.

“Setahu saya anggarannya sudah ada, tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” tambahnya.

Media ini telah mencoba mengonfirmasi rencana perbaikan jembatan tersebut dengan mendatangi rumah Kepala Desa Ondo-ondolu, M. Yusuf. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat.

BACA JUGA:  Yayasan Care Indonesia Harapkan Dukungan Pemkab Sigi Terkait Pemulihan Pascagempa

Pesan singkat yang dikirimkan kepada Kepala Desa juga belum mendapat balasan hingga berita ini diturunkan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan menangani persoalan ini.

Mereka khawatir kerusakan jembatan yang semakin parah akan menghambat akses vital warga Ondo-ondolu dan Batui Lima ke pusat kota, serta meningkatkan risiko kecelakaan. (sal)