Karyawan PT Sawindo Tewas di Lokasi Kerja, Perusahaan Sebut Karena Sakit

oleh
Penulis: Gufran Sabudu  |  Editor: Redaksi

OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Peristiwa tragis menimpa seorang pekerja perkebunan sawit, Moh. Irfan (24), warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Irfan dilaporkan meninggal dunia saat bekerja di perkebunan sawit milik PT Sawindo Cemerlang (SCEM), Senin (12/1/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah rekan korban, peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari. Korban diketahui telah meninggal dunia saat berada di lokasi kerja, tepatnya di Dusun Bulung, Desa Honbola.

BACA JUGA:  Dorna Sports Tolak Kebijakan Karantina Tuan Rumah MotoGP

Namun hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya korban masih belum jelas dan menimbulkan perbedaan keterangan antara pihak rekan kerja dan pihak perusahaan.

Salah satu rekan korban, Asgun, menyebutkan bahwa almarhum meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan saat bekerja.

BACA JUGA:  PAD Banggai Berkurang Rp24 Miliar

“Dia meninggal karena kecelakaan kerja. Jenazahnya langsung dibawa ke Puskesmas Batui,” ujar Asgun saat dikonfirmasi, Senin sore.

Sementara itu, Humas PT SCEM, Andi Siradjuddin, membantah adanya kecelakaan kerja. Menurutnya, korban meninggal dunia karena sakit yang telah lama dideritanya.

“Dia sudah lama sakit. Jadi bukan karena kecelakaan kerja,” kata Andi Siradjuddin yang akrab disapa Paus.

BACA JUGA:  Haris Lamuni: Potensi Sektor Perikanan Harus Dimaksimalkan

Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa pihak perusahaan bertanggung jawab untuk memulangkan jenazah almarhum ke kampung halamannya di Pinrang, Sulawesi Selatan. Saat ini, jenazah masih berada di RSUD Luwuk untuk proses pengawetan sebelum diberangkatkan.

“Perusahaan akan memulangkan jenazah Irfan ke kampung halamannya dan akan dikawal aparat kepolisian dari Polsek Batui serta sejumlah petugas keamanan perusahaan,” tutupnya. (sal)