OBORMOTINDOK.CO.ID Balut- Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Banggai Laut (Balut) Ulman K Ulama, merasa kesal karena dituding asal-asalan dalam mengerjakan proyek yang bersumber dari dana DAK tahun anggaran 2022.

Sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut, dia menegaskan jika informasi yang menyatakan pelaksanaan proyek hanya asal-asalan, tidaklah benar dan oknum yang dimaksud pun tidak jelas.

Mengenai informasi sepihak yang menyebutkan jika proyek tersebut dikerjakan asal-asalan seperti yang diberitakan sebelumnya oleh media online Babasal News, dia menegaskan tidak benar adanya.

Kepada wartawan Obormotindok.co.id, dia mengatakan, dalam pelaksanaan proyek tersebut, pihaknya sudah melaksanakannya berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam juklak dan juknis.

Soal adanya tudingan tidak melibatkan panitia, itu tidak benar.

“Proyek ini kami sudah laksanakan sesuai juknis dan juklak serta ketua panitia dan bendahara juga melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika mungkin dalam pelaksanaannya tidak sesuai petunjuk, maka sudah barang tentu dinas terkait dan Tim DAK Provinsi Sulawesi Tengah adalah pihak yang pertama yang akan turun langsung meninjau proyek tersebut.

Dikutip dari berita media online Babasal News pada edisi maret 2022 mengatakan bahwa proyek yang dikerjakan oleh pihak panitia pembangunan terkesan asal asalan dan tidak sesuai speck, informasi tersebut itu diperoleh awak media online Babasal News bersumber dari laporan seorang warga Banggai Laut yang tidak ingin disebutkan identitasnya dan juga seorang guru di internal sekolah tersebut.

Panitia pembangunan menjelaskan pemberitaan yang dimuat oleh Babasal News itu pihaknya tidak melakukan konfirmasi kepada pihak panitia, melainkan hanya sepihak menulis seolah ada sorotan warga dan internal guru.

Menurutnya, saat dihubungi kepada pihak redaksi Babasal News juga tidak membeberkan siapa warga dan guru yang dimaksud oleh awak media yang memuat berita, diduga informasi tersebut hanyalah akal akalan dari oknum wartawan yang ingin meliput sederet proyek yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banggai Laut.

Alhasil tanpa sepengetahuan pihak panitia pembangunan berita tersebut sudah diterbitkan.

Panitia pembangunan sangat menyayangkan isi berita tersebut yang dinilai tidak berimbang justru bermuatan provokasi dengan tujuan membuat konflik antara sekolah dan warga sekitar serta bermaksud merusak hubungan harmonis sesama warga sekolah.(pul)**

**) Ikuti berita terbaru Obormotindok.co.id di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow.

Amlin Usman