OBORMOTINDOK.CO.ID, LUWUK- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banggai melepas 316 siswa-siswi kelas IX yang telah menyelesaikan masa studinya di sekolah tersebut. Agenda pelepasan sekaligus perpisahan itu berlangsung cukup meriah, berlangsung di areal MTs Negeri 1 Banggai, Rabu (22/5/2024) pagi.

Bupati Banggai, Amirudin diwakili Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili dalam sambutannya di agenda itu menitikberatkan pada aspek moralitas peserta didik. Meskipun harus diakui bahwa perkembangan teknolosi saat ini cukup pesat, tapi pembangunan moralitas tak bisa ditawar.

“Berbicara tentang dunia pendidikan pada umumnya, saya percaya kita semua akan sepakat mengatakan bahwa seiring dengan adanya pergeseran paradigma pembangunan bangsa yang lebih berorientasi pada aspek pembangunan sumber daya manusia selaku obyek sekaligus subyek pembangunan nasional, regional maupun internasional, di mana dunia telah menempatkan posisi sentral manusia sebagai penggerak perubahan itu sendiri. Hal ini menurut hemat saya adalah merupakan suatu kewajaran yang tidak dapat dipungkiri, mengingat sebagai masyakata membangun, tentunya kita senantiasa menempatkan kemajuan masa depan masyarakat, bangsa, negara dan daerah pada lini terdepan, apalagi dengan lahirnya asumsi masyarakat yang mengatakan bahwa kemajuan suatu bangsa, negara dan daerah sangat ditentukan oleh seberapa besar kemampuan intelegensia masyarakatnya termasuk pada siswa/siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banggai yang dibarengi oleh kehandalan penguasaan tingkat moralitas dan integritas masyarakatnya,” urai Bupati Amirudin.

Dengan mengacu terhadap pandangan demikian sebut Furqanuddin, tentu saja keberadaan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banggai ini sebagai bagian integral dari komunitas masyarakat ilmiah.

Kehadiran MTs Negeri 1 Banggai ini kata Bupati Amirudin, akan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional dengan meraih dan mengukir kemajuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman di tengah arus persaingan global yang sangat kompetitif ini.

Namun demikian kata dia, di balik rasa optimisme tersebut, tersirat satu harapan yang sangat fundamental untuk dapat disahuti selanjutnya disikapi oleh segenap siswa siswi yang akan melanjutkan studinya ke sekolah yang lebih tinggi lagi sesuai tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu from here to invinity, secara gramatikal artinya, dari sini sampai tak terbatas. Maksudnya, kemungkinan tak terbatas di masa depan dalam menggapai impian.

“Dengan tema ini, tentu saja terus berupaya menempatkan tujuan dari proses pendidikan itu sendiri, guna mengejar target penguasaan iptek yang dibarengi dengan penguasaan iman dan takwa mampu untuk diaktualisasikan bukan hanya sekadar dijadikan sebagai sebuah wacana,” harap dia.

Harapan tersebut mengandung makna yang sangat hakiki untuk diresapi bersama. “Sebab, apalah atinya kita harus memaksakan kehendak untuk tampil sebagai sekolah menengah pertama yang banyak menelorkan siswa siswi teladan, semantara pada aspek kualitas keteladanan dan kepemilikan ilmu pengetahuan dan teknologi maupun iman dan takwa justru sulit untuk dipertanggungjawabkan,” tutur Bupati Amirudin mengingatkan.

Olehnya itu, Bupati Amirudin meminta kepada siswa siswi yang akan mengikuti pendidikan selanjutnya, agar benar-benar mampu menjadi panutan sebagai corong pembangunan bangsa yang berorientasi pada penguatan rasa persatauan dan kesatuan dalam Kebhinekaan masyarakat dan bukan sebaliknya.

“Sebab, sejarah telah membuktikan bahwa hanya dengan bekal persatuan dan kesatuan suatu bangsa dapat bangkit dari keterpurukan dan keterbelakangan,” katanya.

Amirudin juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Kepala MTs Negeri 1 Banggai, Jamil Hasyim bersama seluruh jajarannya. “Tak lupa saya ucapkan terima kasih yang tulus atas perhatian terhadap kemajuan daerah ini, khususnya dalam konteks penguatan prosesi pendidikan, disertai harapan kiranya niat suci dan tulus dari pihak sekolah akan beroleh rahmat dari yang Maha Besar Allah SWT, dan akan selalu maju dan jaya di dunia pendidikan,” ungkap dia.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Mahya Rahim akan senantiasa memberikan bimbingan rahmat dan magfirahnya kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan kewajiban sesuai dengan fungsinya masing-masing dan juga kepada siswa siswi yang akan melanjutkan studi di sekolah kenengah atas, Insya Allah tercapai dengan baik, karena kalian sebagai siswa siwi yang tangguh dan cerdas yang selalu berjuang untuk mencapai imoian kalian. Tahqiq Annajah ilaljannah, raih kesuksesan hingga ke surga. Maksudnya, sukses dunia akhirat,” demikian harapan Bupati Amirudin.

Agenda perpisahan sekaligus pelepasan siswi Kelas IX itu cukup apik. Pembawa acara memandunya dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta Bahasa Saluan. Ada pula penampilan kesenian dan pidato berbagai bahasa oleh siswa-siswi MTs Negeri 1 Banggai.

Selain Wabup Banggai, hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai, Syafrudin Hinelo, Kepala Kantor Kementerian Agama Banggai diwakili Zainal Abidin, Kepala BAZNAS Banggai, Kepala MTs Negeri 1 Banggai, Jamil Hasyim bersama jajarannya. (top)

Phian