OBORMOTINDOK.CO.ID. Bangkep–DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Banggai Kepulauan mengikuti kegiatan Akademi Kepemimpinan Bahari yang diselenggarakan oleh DPP KNTI pada 10–13 Mei 2026 di Cibubur, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan organisasi nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.
Akademi Kepemimpinan Bahari dihadiri oleh sekitar 50 DPD KNTI dari berbagai wilayah, mulai dari Sabang hingga Papua. Kehadiran para ketua DPD menjadi bagian penting dalam membangun konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat arah gerakan masyarakat pesisir di tingkat nasional.
Ketua DPD KNTI Banggai Kepulauan, Doni Setiawan, memandang kegiatan tersebut bukan sekadar agenda pelatihan kepemimpinan, tetapi juga ruang untuk memperdalam pemahaman tentang perjuangan masyarakat pesisir dan nelayan tradisional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Menurutnya, Akademi Kepemimpinan Bahari menjadi bagian dari penguatan arah gerakan pesisir agar organisasi tetap mampu berdiri bersama masyarakat nelayan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bertukar pengalaman dan gagasan antarwilayah dalam memperkuat gerakan akar rumput.
Ia menilai, tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir di berbagai daerah memiliki banyak kesamaan, mulai dari persoalan ruang hidup, sumber daya laut, hingga keberlanjutan ekonomi nelayan tradisional. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan organisasi yang mampu memahami kondisi masyarakat sekaligus menjaga semangat kolektif perjuangan.
Melalui kegiatan ini, DPD KNTI Banggai Kepulauan berharap dapat membawa pulang pengalaman, pengetahuan, serta semangat baru untuk terus memperkuat organisasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat pesisir di daerah.**
Lewati ke konten





