OBORMOTINDOK.CO.ID. BATUI- Pemdes Uso, Kecamatan Batui mulai menyusun program Desa Cerdas dengan menghadirkan berbagai pihak. Pertemuan berlangsung di Balai Pertemuan Desa Uso, Senin (23/10/2023).

Desa Uso adalah salah satu desa yang masuk dalam program Desa Cerdas Kemendes PDTT. Di Kabupaten Banggai, selain Uso, ada 19 desa lainnya yang terdaftar sebagai program Desa Cerdas.

Di pertemuan itu, dibahas orientasi Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) sebagai salah satu programnya.

Agenda kegiatan yang dibuka Kepala Desa Uso, Nasrullah A. Uka itu dihadiri oleh sejumlah anggota RKDD dan beberapa tokoh masyarakat, tokoh perempuan, LPMD, TP PKK dan tenaga pendidik.

Nasrullah berharap, program Desa Cerdas harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Bapak, ibu dan teman-teman Karang Taruna sekalian, karena kita sudah tahu apa tujuan Desa Cerdas ini sejak tahap sosialisasi, pembentukan RKDD hingga penyusunan program kerja, maka mari sama-sama kita manfaatkan program yang ada. Tentu ini sangat membantu dalam hal penambahan pengetahuan dan wawasan kita semua,” ajak Nasrullah.

Usai sambutan Kepala Desa Uso. Duta Digital Kabupaten Banggai, Dina Mariana Ayub menyampaikan jika program hasil musyawarah tidak dapat diakomodir, maka dapat didorong ke pemerintah desa.

“Saya sepakat dengan pak kepala desa. Untuk program akan dipaparkan oleh kader digital. Tapi, karena dana terbatas sebagian mungkin akan diarahkan ke pemerintah desa, ke APBDes. Dan program-program di dalamnya sangat bermanfaat untuk Ibu-ibu dan teman-teman Karang Taruna juga. Banyak narasumber yang kompeten di dalamnya” Dina menjelaskan.

Setelah acara sambutan, dilanjutkan dengan pemaparan Orientasi RKDD Uso yang disampaikan oleh Kader Digital Desa Uso, Ridha Risma Yunita.

“RKDD merupakan wadah untuk distribusi pengetahuan dan diskusi, sehingga dapat melahirkan program-program inovasi yang berkelanjutan untuk Desa Uso. Kita optimis, dengan program Desa Cerdas, perbaikan SDM dan literasi bisa terjadi. Dengan dana yang sudah disiapkan Kemendes dan hasil musyawarah kita. Ada 5 program yang akan kita laksanakan kedepan,” jelas, Ridha

Program Desa Cerdas di Desa Uso akan dilaksanakan sampai bulan Desember. Program yang berhasil disetujui oleh Kemendes PDTT sebagai berikut:

Pertama, kegiatan pelatihan ecobrick. Kegiatan ini dipandang perlu dilakukan, karena selama ini di desa belum pernah dilakukan suatu inovasi tentang pengelolaan sampah. Ecobrick hadir sebagai inovasi yang memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah dapat diubah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

Kedua, pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada dinilai belum berfokus pada inovasi yang bisa mendorong lahirnya produk khas desa, sehingga pelatihan ecoprint hadir sebagai program yang berfokus pada pengelolaan SDA dan ramah lingkungan.

Ketiga, beberapa pelaku UMKM belum memiliki pengetahuan yang lebih tentang pengembangan produknya. Selain itu, belum ada usaha ekonomi kreatif dengan pelaku usaha gen Z (kekinian). Sehingga kegiatan pelatihan UMKM perlu untuk diadakan.

Keempat, Bonua Literasi RKDD adalah program yang mencakup semua kegiatan literasi baik itu literasi digital, kecakapan pemanfaatan teknologi dan peningkatan SDM lainnya yang diharapkan bisa mendorong perbaikan SDM di desa.

Kelima, pendidikan PAUD sangatlah penting di suatu desa. Kapasitas tenaga pengajar berpengaruh terhadap kemampuan anak usia dini, sehingga program pelatihan tenaga pengajar PAUD perlu diadakan. (**)

**) Ikuti berita terbaru Obormotindok.co.id di Google News

Jum Amar