OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rudi Dewanto, SE.MM, membuka Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Swissbel Hotel Palu, Jumat (14/6/2024).

Acara ini juga disertai dengan penandatanganan MoU perjanjian kerjasama antar daerah.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dr. Rudi Dewanto, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa pengendalian inflasi adalah fokus utama pemerintah.

Setiap minggu, Kementerian Dalam Negeri mengadakan pertemuan daring dengan seluruh pemerintah daerah di Indonesia serta beberapa kementerian dan lembaga terkait untuk membahas hal ini.

Saat ini, inflasi di Sulawesi Tengah berada pada angka 3,10% (YoY), yang masih tergolong terkendali.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan inflasi, termasuk memastikan ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok.

Beberapa langkah yang diambil antara lain mengadakan pasar murah, gerakan tanam komoditas penting, dan inspeksi pasar bersama Tim Satgas Pangan.

Pemerintah juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, distribusi barang-barang komoditi penting dijaga kelancarannya, dan masyarakat diberi sosialisasi untuk bijak dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Terkait Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjelaskan bahwa tujuan utama ekonomi dan keuangan syariah adalah mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh umat.

Kesejahteraan ini dicapai dengan menjaga lima aspek pokok yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, yang dibangun berdasarkan hikmah, kemaslahatan, dan kemuliaan. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Deputi Direktur Komite Nasional Ekonomi Syariah, Deputi Bank Indonesia Palu, dan kepala perangkat daerah provinsi/kabupaten/kota terkait.**

*) Ikuti berita terbaru Obormotindok.co.id di Google News

Jum Amar