OBORMOTINDOK.CO.ID. Batui– Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Kecamatan Batui, Kabupaten Banggi menggelar pertemuan bersama sejumlah kelompok tani pada Rabu (21/5) untuk membahas strategi peningkatan swasembada beras di wilayah tersebut.
Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi terkait berbagai persoalan yang menghambat produktivitas pertanian, seperti minimnya pasokan air ke lahan persawahan dan serangan hama seperti wereng, walang sangit, serta tikus.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Danramil 13.08-03 Batui, Kapten Inf. Supraptono, para petani dari berbagai desa dan kelurahan menyampaikan keluhan mereka terkait musim panen yang gagal akibat kekurangan air. Para petani menyatakan bahwa masalah irigasi menjadi faktor utama menurunnya hasil panen, bahkan sebagian besar mengalami gagal panen selama dua musim berturut-turut.
Muhammad Umar, salah seorang petani dari Kelurahan Bakung, Kecamatan Batui, mengungkapkan bahwa lahan persawahannya di kawasan Popoloti mengalami kegagalan panen total akibat rendahnya debit air yang mengalir ke sawah.
“Sudah dua kali musim panen ini saya gagal total. Pasokan air yang minim membuat padi tidak tumbuh optimal,” ujarnya dalam sesi tanya jawab.
Selain itu, Umar juga menyoroti kondisi saluran irigasi yang dipenuhi rumput liar sehingga memperparah situasi. Ia menyayangkan kurangnya pengawasan dari pihak pengairan terhadap kondisi saluran irigasi yang seharusnya rutin dibersihkan.
“Seharusnya pihak pengairan rutin mengontrol dan membersihkan saluran irigasi agar tidak tersumbat,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Batui menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak pengairan untuk melakukan pengecekan dan pembersihan saluran irigasi secara berkala. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar distribusi air ke area persawahan, sehingga petani bisa kembali meraih hasil panen yang maksimal.
“Dalam waktu dekat kami akan turun langsung ke lapangan bersama pihak pengairan untuk mengecek dan membersihkan saluran irigasi,” ujar Kepala UPTD Pertanian Batui.
Sementara itu, Danramil Batui, Kapten Inf. Supraptono, menyatakan siap mengerahkan anggotanya dalam beberapa hari ke depan untuk membantu proses pembersihan saluran irigasi guna mendukung kelancaran pasokan air bagi lahan pertanian warga.(sal)






