OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir, menegaskan komitmen pemerintah dalam menanggulangi aksi premanisme yang dilakukan oknum masyarakat.

Hal ini disampaikan, pada rapat penyelesaian lahan antara masyarakat dan PT. ANA yang dipimpinnya di ruang kerjan, Kamis sore (13/06/2024), Ia menekankan pentingnya peran setiap stakeholder dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, Dirkrimsus Polda Sulteng, Kombes Pol Bagus Setiawan, serta sejumlah pejabat dan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, TA Gubernur Ridha Saleh, dan pimpinan PT. ANA beserta serikat pekerja.

Dalam rapat ini, beberapa keputusan penting diambil, antara lain:

  1. Serikat Pekerja PT. ANA diminta untuk melanjutkan aktivitas mereka guna memenuhi kebutuhan dasar.
  2. TNI/Polri diperintahkan untuk bertindak tegas dalam menangani aksi premanisme yang mengganggu ketertiban masyarakat.
  3. Tim Reverifikasi dan Revalidasi yang dibentuk oleh Gubernur Sulawesi Tengah serta Pemerintah Kabupaten Morowali Utara diminta untuk meningkatkan koordinasi dalam mengumpulkan data yang akurat. Hasilnya akan dibahas secara kolektif untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan demi menciptakan lingkungan usaha yang stabil dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.**

*) Ikuti berita terbaru Obormotindok.co.id di Google News

Jum Amar