OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI – Perubahan cuaca yang tidak menentu, terutama saat memasuki musim hujan, seringkali membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Udara yang dingin, tingkat kelembaban yang tinggi, dan suhu yang menurun drastis bisa memicu berbagai keluhan, mulai dari flu hingga masalah pencernaan.
Dr. Mirawati Tongko, S.Kep, Ns, M.Kes, MKM, praktisi kesehatan di Kabupaten Banggai, menjelaskan bahwa musim hujan memang membawa dampak terhadap kondisi lingkungan, khususnya suhu udara yang cenderung lebih rendah. Hal ini secara langsung mempengaruhi sistem tubuh manusia.
“Saat udara menjadi dingin, tubuh kita harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan diri. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan,” ungkap Dr. Mirawati saat ditemui di ruang kerjanya.
Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang umum terjadi saat cuaca dingin melanda:
1. Flu, Batuk, dan Pilek
Perubahan suhu menyebabkan sistem pertahanan alami saluran pernapasan menjadi kurang optimal. Di dalam saluran pernapasan terdapat rambut-rambut halus (mukosilier) yang berfungsi menangkal virus dan bakteri. Saat udara dingin, pergerakan rambut-rambut ini melambat, sehingga virus dan bakteri lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi.
2. Masuk Angin dan Gangguan Pencernaan
Masuk angin sering diartikan sebagai kondisi tubuh yang tidak enak, disertai perut kembung dan mual. Cuaca dingin memperlambat gerakan usus (peristaltik), menyebabkan gas menumpuk di dalam saluran pencernaan. Akibatnya, perut terasa begah, kembung, dan bahkan bisa menimbulkan mual serta muntah.
Kondisi ini diperburuk jika seseorang mengalami kelelahan, stres, telat makan, kurang tidur, atau terlalu sering begadang.
3. Sakit Kepala dan Pegal-Pegal
Tubuh akan melakukan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah) saat cuaca dingin untuk menjaga suhu tubuh. Namun, penyempitan ini menghambat aliran darah ke organ tubuh, termasuk ke otak dan otot. Akibatnya, muncul keluhan sakit kepala dan nyeri otot karena kurangnya suplai oksigen serta penumpukan asam laktat.
4. Alergi Udara Dingin (Urtikaria Dingin)
Beberapa orang yang sensitif terhadap suhu rendah bisa mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal, muncul bentol, dan bercak kemerahan di kulit. Ini terjadi akibat pelepasan zat histamin oleh tubuh dalam jumlah berlebih sebagai respons terhadap suhu dingin. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi sesak napas dan gangguan pernapasan lainnya.
Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan
Agar tetap sehat selama musim hujan, Dr. Mirawati memberikan beberapa tips penting yang bisa dilakukan:
a. Konsumsi makanan hangat yang baru dimasak dan mudah dicerna
b. Perbanyak sayur dan buah-buahan segar
c. Rutin minum minuman hangat seperti teh jahe atau teh kunyit
d. Jaga kebugaran dengan olahraga ringan secara teratur
f. Tambahkan asupan alami seperti madu dan minyak almond
g. Hindari begadang dan cukup tidur setiap hari
Dengan menjaga pola hidup sehat dan memahami dampak cuaca dingin terhadap tubuh, kita bisa mencegah berbagai penyakit yang kerap muncul saat musim hujan. Jangan abaikan perubahan cuaca, karena kesehatan adalah aset utama dalam menjalani aktivitas sehari-hari.(sal)






