Air PDAM Mandek, Warga Lamo Gunung Batui Tetap Bayar Beban

oleh
Penulis: Gufran Sabudu  |  Editor: Redaksi
Kantor PDAM Batui

OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Sejumlah warga di kawasan Lamo Gunung, Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, mengeluhkan buruknya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pasalnya, pasokan air PDAM ke rumah-rumah warga di wilayah tersebut dilaporkan mati total selama dua bulan terakhir

Salah seorang warga setempat, Ona, mengungkapkan bahwa sejak sekitar dua bulan lalu, air PDAM tidak lagi mengalir ke permukiman Lamo Gunung. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

BACA JUGA:  Irwanto Bua Minta Pemda Bangkep Segera Masukan Raperda Susunan Pembentukan Perangkat Daerah

“Sudah dua bulan ini air PDAM mati total. Terpaksa kami mengisi bak mandi dan kebutuhan memasak dengan menimba air dari sumur milik warga lain yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah,” ujar Ona kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

BACA JUGA:  Terkait Kinerja, Provinsi Maluku Dan Kabupaten Maluku Tengah Terima Penghargaan Dari BNPB

Ia menjelaskan, permasalahan tersebut sebenarnya telah dilaporkan kepada pihak PDAM Batui agar segera mendapat penanganan. Namun, pihak PDAM hanya menyampaikan bahwa terdapat gangguan pada jaringan pipa PDAM yang menuju permukiman Lamo Gunung.

“Sudah kami laporkan. Mereka menyampaikan bahwa ada kerusakan pada jaringan PDAM yang naik ke perumahan kami,” tambahnya.

Meski pasokan air tidak mengalir, Ona mengaku tetap membayar biaya beban atau iuran air setiap bulan yang tercantum dalam rekening PDAM milik anaknya.

BACA JUGA:  Pastikan Pelayanan Sesuai SOP dan Tidak Pungli, Kapolda Sulteng Lakukan Sidak

“Walaupun air mati, saya tetap membayar uang beban dari bulan Desember 2025 dan Januari 2026,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Batui terkait gangguan jaringan PDAM ke arah Lamo Gunung. Saat wartawan media ini mendatangi Kantor PDAM Batui yang berlokasi di Kelurahan Tolando, kantor pelayanan tersebut terlihat tertutup. (sal)