Banggai Tingkatkan Kualitas Data Statistik Sektoral untuk Dongkrak Nilai IPS

oleh
Penulis: Rilis  |  Editor: Redaksi
Drs. H. Furqanuddin Masulili membuka Workshop Optimalisasi Penginputan dan Pemanfaatan DSSD pada E-Walidata SIPD-RI Tahun 2025, Selasa (5/8/2025), di Hotel Swiss-Belinn Luwuk.

OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mengoptimalkan penginputan dan pemanfaatan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) guna meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sebagai bagian dari implementasi program Satu Data Indonesia.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) oleh Badan Pusat Statistik (BPS), IPS Kabupaten Banggai pada tahun 2024 tercatat mencapai nilai 2,62 dengan predikat “baik”. Capaian ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (2023) yang hanya memperoleh nilai 1,32 dengan predikat “kurang”.

Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, menegaskan pentingnya data statistik sektoral dalam mendukung proses pengambilan kebijakan berbasis data.

BACA JUGA:  Djufri Diko Masih Diunggulkan di Dapil I

Baca juga: Banggai Sambut HUT RI ke-80 dengan Ragam Acara Seru dan Partisipasi Warga

“Data sektoral mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ini sangat penting tidak hanya untuk kepentingan daerah, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam perencanaan pembangunan nasional,” ujarnya saat membuka Workshop Optimalisasi Penginputan dan Pemanfaatan DSSD pada E-Walidata SIPD-RI Tahun 2025, Selasa (5/8/2025), di Hotel Swiss-Belinn Luwuk.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa data yang akurat, lengkap, dan terstandarisasi menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan, alokasi anggaran, serta dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

BACA JUGA:  Kapolsek Batui Himbau Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

“Kalau datanya kuat, maka posisi daerah dalam pembangunan nasional akan lebih diperhitungkan. Daerah harus menjadi subjek pembangunan yang aktif dan kolaboratif, bukan hanya objek,” tambahnya.

Workshop yang diselenggarakan ini juga bertujuan untuk memperkuat fungsi E-Walidata SIPD-RI sebagai platform utama pengelolaan data sektoral di tingkat daerah, sekaligus memastikan pemanfaatannya sebagai sumber data resmi yang dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sri Desiany Benda, Kepala Bidang Perencanaan Umum, Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Banggai, mengungkapkan bahwa pelaksanaan workshop ini juga menjadi bagian dari persiapan konsultasi awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

BACA JUGA:  Langgar Kode Etik, Satu Personil Polres Banggai Dipecat

“Dokumentasi hasil workshop ini akan diunggah ke dalam sistem E-Walidata SIPD-RI sebagai syarat kesiapan daerah untuk konsultasi rancangan awal RPJMD,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai, yakni Kepala BPS Muhammad Said, serta Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Banggai, Rastono.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan dukungan data yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Banggai optimis nilai IPS akan terus meningkat, sekaligus menjadikan Banggai sebagai daerah yang unggul dalam tata kelola data dan perencanaan pembangunan berbasis statistik.**