OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Kepala Puskesmas (Kapus) Batui, Hj. Shanty Tulardi, menegaskan pentingnya masyarakat membawa identitas diri saat mengakses layanan kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap program Berani Sehat yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan Shanty saat menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan tahun 2026 di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, setiap pasien yang datang berobat ke Puskesmas Batui diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) guna memudahkan proses verifikasi data.
“Sekadar informasi, setiap pelayanan kesehatan di Puskesmas Batui tidak dapat dilayani apabila pasien tidak membawa identitas lengkap seperti KTP dan KK. Hal ini penting agar kami dapat memverifikasi data pasien dengan cepat, memastikan keakuratan identitas, serta meminimalisir kesalahan dalam rekam medis,” jelas Hj. Shanty Tulardi.
Selain itu, dalam forum Musrenbang tersebut, Kapus Batui juga mengusulkan agar Kecamatan Batui, khususnya Kelurahan Tolando, memiliki fasilitas mobil jenazah. Ia menilai keberadaan mobil jenazah sangat dibutuhkan karena selama ini masih banyak warga yang enggan menggunakan ambulans untuk pasien, sebab kendaraan tersebut sebelumnya pernah digunakan mengangkut jenazah.
“Di Batui sudah seharusnya tersedia mobil jenazah khusus. Banyak pasien yang menolak diangkut menggunakan ambulans karena kendaraan tersebut sebelumnya dipakai membawa jenazah. Ini menjadi perhatian serius demi kenyamanan pelayanan kesehatan,” tambahnya. (sal)






