OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) secara resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 tingkat kecamatan. Kegiatan perdana ini dilaksanakan di Kecamatan Mori Utara, Senin (9/2/2026).
Musrenbang tingkat kecamatan menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyinkronkan usulan pembangunan dari desa untuk penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Musrenbang RKPD 2026 Kabupaten Morowali Utara mengangkat tema “Mewujudkan Morowali Utara yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui transformasi digital, penguatan infrastruktur inklusif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.”
Tema tersebut menjadi landasan utama dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah perdesaan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, MM, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana penting untuk menyatukan aspirasi masyarakat agar pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan terukur.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik dan perekonomian masyarakat. Kita ingin setiap usulan yang direncanakan benar-benar memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Kegiatan Musrenbang RKPD 2026 tingkat Kecamatan Mori Utara ini dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Camat Mori Utara, para kepala desa, serta anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara, yakni Heni Humbu dan Esrom Soromi.
Sejumlah poin penting menjadi fokus pembahasan dalam Musrenbang RKPD 2026 tingkat Kecamatan Mori Utara, antara lain:
Sinkronisasi Usulan Desa, memastikan usulan prioritas desa yang bersifat mendesak dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat diinput melalui sistem Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Pembangunan Infrastruktur, yang difokuskan pada perbaikan fasilitas publik, jalan desa, serta infrastruktur penunjang ekonomi wilayah perdesaan.
Peningkatan Layanan Publik, melalui transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan responsif di tingkat kecamatan.
Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.
Kegiatan Musrenbang RKPD 2026 tingkat Kecamatan Mori Utara ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil Musrenbang Kecamatan, yang selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat kabupaten. (teguh).





