OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI– Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan Festival Ketupat, Jumat (10/4/2026), di Lapangan Mirqan Bukit Halimun, Luwuk Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Festival Ketupat menjadi daya tarik utama, di mana puluhan stan dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD menyediakan sekitar 18.000 ketupat serta berbagai hidangan khas Lebaran untuk dinikmati bersama.
Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Festival ketupat ini hanyalah media, yang paling utama adalah bagaimana kita mempererat silaturahmi sebagai sesama masyarakat Banggai,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi PHBI Banggai dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan.
Pada kesempatan itu, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin bersama Wakil Bupati Furqanuddin, Sekretaris Daerah Moh. Ramli Tongko, serta unsur Forkopimda turut mengunjungi stan-stan yang disiapkan. Kehadiran para pejabat daerah tersebut semakin menambah keakraban suasana, di mana masyarakat ikut berbaur dan menikmati sajian yang tersedia.
Selain Festival Ketupat, kegiatan halal bihalal juga diisi dengan tablig akbar yang menghadirkan penceramah Ustad Syamsuddin Nur. Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Bupati Banggai juga memberikan doorprize berupa hadiah umrah untuk dua orang peserta.
Di sela-sela kegiatan, Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Perum Bulog Cabang Luwuk turut menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.
Bupati Banggai Amirudin mengungkapkan bahwa alokasi bantuan pangan, khususnya beras, mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026. Dari sebelumnya 400 ton pada tahun 2025, kini meningkat menjadi 800 ton.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu mengendalikan inflasi, khususnya harga beras di Kabupaten Banggai,” jelasnya.
Selain beras, bantuan juga mencakup penyaluran minyak goreng sebanyak 799 liter. Penyaluran tersebut dilakukan secara bertahap dan akan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Banggai.
“Hari ini diserahkan secara simbolis, dan selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh wilayah dalam waktu dekat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan terus terjaga, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata.***





