OBORMOTINDOK.CO.ID. LUWUK—Pembangunan saluran drainase di Pasar Simpong Luwuk, kembali dilanjutkan pada tahun 2026. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan tahun sebelumnya yang telah rampung sebelum akhir Desember 2025.
Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Pengairan, Astrid Dwijayanthi, yang ditemui secara terpisah, menyampaikan penggunaan beton pracetak U-Ditch untuk saluran drainase tetap dilanjutkan pada tahun ini.
Meski demikian, fokus utama pembangunan diarahkan pada kawasan Pasar Simpong Luwuk. Prioritas tersebut ditetapkan untuk mengatasi sejumlah titik genangan yang hingga kini belum tertangani secara optimal.
“Pembangunan saluran drainase Pasar Simpong dilanjutkan tahun ini, terutama untuk menangani titik-titik genangan yang masih menjadi permasalahan,” ujarnya.
Astrid menjelaskan bahwa dengan dimensi U-Ditch yang sama seperti yang dipasang pada tahun sebelumnya, pemasangan beton pracetak untuk drainase dapat diselesaikan dengan cepat.
Dalam satu hari, pemasangan dapat mencapai sekitar 25 unit atau setara dengan panjang 30 meter.
Keunggulan utama penggunaan beton pracetak U-Ditch terletak pada efisiensi waktu pengerjaan.
Namun demikian, proses pemasangan kerap menghadapi kendala, terutama pada tahap penyiapan saluran yang memerlukan alat berat di tengah arus lalu lintas yang padat, khususnya di kawasan pasar.
Meski demikian, Astrid menekankan bahwa U-Ditch yang dipasang dapat langsung difungsikan keesokan harinya, sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.
Ia juga membandingkan progres proyek drainase di Pasar Simpong dengan drainase di kompleks Pasar Masjid Agung Luwuk.
Menurutnya, pengerjaan drainase Pasar Simpong tergolong lebih cepat dan telah memasuki tahap PHO sebelum 31 Desember 2025. *





