PUPR Banggai Tetap Andalkan U-Ditch untuk Lanjutan Pembangunan Drainase Pasar Simpong Luwuk

oleh
Penulis: Ris  |  Editor: Redaksi
Saluran drainase menggunakan sistem u ditch yang dibangun di pasar Simpong Luwuk saat di foto pada 25 Januari 2026. (Dok Obor Matindok)

OBORMOTINDOK.CO.ID. LUWUK—Pembangunan saluran drainase di Pasar Simpong Luwuk, kembali dilanjutkan pada tahun 2026. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan tahun sebelumnya yang telah rampung sebelum akhir Desember 2025.

Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Pengairan, Astrid Dwijayanthi, yang ditemui secara terpisah, menyampaikan penggunaan beton pracetak U-Ditch untuk saluran drainase tetap dilanjutkan pada tahun ini.

BACA JUGA:  Kasus Narkotika Dominasi Perkara Penanganan Polres Banggai

Meski demikian, fokus utama pembangunan diarahkan pada kawasan Pasar Simpong Luwuk. Prioritas tersebut ditetapkan untuk mengatasi sejumlah titik genangan yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

“Pembangunan saluran drainase Pasar Simpong dilanjutkan tahun ini, terutama untuk menangani titik-titik genangan yang masih menjadi permasalahan,” ujarnya.

Astrid menjelaskan bahwa dengan dimensi U-Ditch yang sama seperti yang dipasang pada tahun sebelumnya, pemasangan beton pracetak untuk drainase dapat diselesaikan dengan cepat.

BACA JUGA:  Gubernur Anwar Hafid: ASN Jangan Cari Muka, Kerja Harus Profesional!

Dalam satu hari, pemasangan dapat mencapai sekitar 25 unit atau setara dengan panjang 30 meter.

Keunggulan utama penggunaan beton pracetak U-Ditch terletak pada efisiensi waktu pengerjaan.

Namun demikian, proses pemasangan kerap menghadapi kendala, terutama pada tahap penyiapan saluran yang memerlukan alat berat di tengah arus lalu lintas yang padat, khususnya di kawasan pasar.

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng Dukung Program Wajar 13 Tahun

Meski demikian, Astrid menekankan bahwa U-Ditch yang dipasang dapat langsung difungsikan keesokan harinya, sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga membandingkan progres proyek drainase di Pasar Simpong dengan drainase di kompleks Pasar Masjid Agung Luwuk.

Menurutnya, pengerjaan drainase Pasar Simpong tergolong lebih cepat dan telah memasuki tahap PHO sebelum 31 Desember 2025. *