Rp 62 Miliar Digelontorkan, Ini Sejumlah Proyek Pengairan yang Telah Tayang di LPSE

oleh
Ilustrasi saluran drainase dalam kota Luwuk. Bidang Pengairan PUPR Banggai mengalokasikan anggaran untuk 88 paket saluran drainase lingkungan dan 14 paket saluran drainase perkotaan tahun 2025 ini. (Dok Ist)

OBORMOTINDOK.CO.ID. LUWUK—Bidang Pengairan PUPR Banggai mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 62,201 miliar untuk membiayai ratusan paket kegiatan pada tahun 2025. Anggaran sebesar itu cenderung berkurang dibanding tahun 2024 lalu yang mencapai Rp 87 miliar.

Kepala Bidang Pengairan Takdir Said, ST, melalui PPK Bidang Pengairan Astrid Dwijayanthi, mengakui adanya rasionalisasi anggaran sekitar Rp 3 miliar pada bidang pengairan.“Tahun ini pagu anggaran bidang pengairan Rp 62,2 miliar,” kata Takdir Said bersama PPK Astrid Dwijayanthi, pada Selasa 15 Juli 2025.

Ia menyebut anggaran tersebut membiayai seluruh kegiatan di bidang pengairan, termasuk operasional maupun kegiatan yang dilaksanakan secara swakelola.

Astrid menjelaskan, alokasi anggaran paling besar diarahkan pada kegiatan–kegiatan fisik yang menyentuh lansgung kepentingan masyarakat.

BACA JUGA:  Hati–Hati Berkendara !!! Akibat Sopir Mengantuk Tabrakan Beruntun Terjadi

Di antaranya adalah kegiatan terkait sungai sebanyak 25 paket, pantai 19 paket, irigasi 10 paket, saluran drainase lingkungan yang dilaksanakan di wilayah kecamatan sebanyak 88 paket, serta saluran drainase perkotaan sebanyak 14 paket.

Selain merespons usulan Musrenbang, pelaksanaan kegiatan tersebut didasarkan pada reses DPRD Banggai serta usulan teknokrat.

Berikut ini adalah beberapa kegiatan fisik dan perencanaan yang telah tayang dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik.

Kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan 

Studi Potensi Air Baku Sungai Dalam Kota Luwuk – Rp245,9 juta

Supervisi Pembangunan Saluran Drainase Dalam Kota – Rp360,4 juta

DED Pantai Jole–Keraton – Rp199,9 juta

BACA JUGA:  Rapat Paripurna DPRD Banggai Bahas RPJPD 2025-2045

DED Drainase Kompleks Perkantoran Halimun – Rp200 juta

Kecamatan Kintom

Pembangunan Talud Pengaman Pantai Desa Kalolos–Tangkian (Lanjutan) – Rp4,3 miliar

Supervisi Konstruksi Pembangunan Talud Kalolos–Tangkian – Rp372,5 juta

Dengan total anggaran sebesar sekitar Rp4,67 miliar, proyek ini diharapkan mampu melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan banjir rob.

Kecamatan Moilong

Pembangunan Talud Pengaman Pantai Desa Moilong (Lanjutan) – Rp984,8 juta

Kecamatan Toili

Pembangunan Tanggul Sungai Penahan Banjir Desa Tomelongsong – Rp1,1 miliar

Supervisi Pembangunan Tanggul Sungai Tomelongsong – Rp370,9 juta

Studi Potensi Air Baku Sungai Toili dan Toili Barat – Rp347,2 juta

BACA JUGA:  Haris Lamuni: Potensi Sektor Perikanan Harus Dimaksimalkan

Total anggaran yang telah tender untuk wilayah ini mencapai sekitar Rp1,82 miliar.

Kecamatan Toili Barat

Penyusunan DED Drainase Dalam Kota Toili Barat – Rp299,7 juta

Kecamatan Masama

Supervisi Pengawasan Pembangunan Kanal Banjir Sungai Minangandala – Rp370,9 juta

Kecamatan Bualemo

Penyusunan DED Pantai – Rp249,3 juta

Kecamatan Simpang Raya

Supervisi Pembangunan Tanggul Sungai Komolino-lino (Lanjutan) – Rp378,1 juta

Kecamatan Lobu

Penyusunan DED Sungai Lobu – Rp299,6 juta.

Sejumlah paket kegiatan tersebut adalah kegiatan yang proses tender dan pengadaannya telah dilaksanakan.

Alokasi anggaran untuk puluhan paket kegiatan di SDA PUPR Banggai ini menunjukkan upaya serius Pemerintah Kabupaten Banggai  dalam  meningkatkan infrastruktur  wilayah  kecamatan.  *