Ternak Bebas di Jalan Batui Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

oleh

OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Keberadaan hewan ternak yang berkeliaran bebas di jalan umum dan pemukiman warga kembali menjadi sorotan di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Sejumlah sapi dan kambing terlihat bebas berjalan di jalan raya, bahkan masuk ke halaman rumah warga, tanpa pengawasan dari pemiliknya.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA:  Kodim Morowali Pastikan Kesiapan Randis Pengamanan Nataru

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian publik adalah kawasan Tugu Kosgoro, Kelurahan Tolando, di mana pada Kamis siang (22/5), beberapa ekor sapi terlihat berkerumun di tepi jalan.

Putra Susanto Herdinansyah, salah satu pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut, menyatakan kekecewaannya terhadap lemahnya pengawasan dari pemerintah setempat.

“Pemerintah Kecamatan Batui harusnya lebih tegas. Jangan biarkan ternak berkeliaran seperti ini karena sangat membahayakan pengendara. Sudah saatnya ada sanksi bagi pemilik yang membiarkan ternaknya berkeliaran,” ujarnya dengan nada kesal.

BACA JUGA:  Gegara Jual Cap Tikus, Rumah Ibu KL di Luwuk Dirazia Polisi

Putra juga menambahkan bahwa permasalahan serupa terjadi di beberapa wilayah lain, seperti Kelurahan Balantang, Desa Uso, dan Desa Honbola. Di titik-titik tersebut, hewan ternak sering dibiarkan lepas tanpa pengawasan, terutama di sepanjang jalan antara Kuala Luk Balantang hingga perbatasan Desa Uso dan Honbola.

BACA JUGA:  Perlindungan Petani Belum Jalan, Pemda Kurang Serius

“Di sekitar kawasan itu, kambing dan sapi sering kali berkeliaran bebas. Ini sangat mengganggu arus lalu lintas dan bisa memicu kecelakaan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah kecamatan maupun kelurahan terkait langkah yang akan diambil untuk mengatasi persoalan ini. Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengeluarkan imbauan dan menindak tegas pemilik ternak yang lalai, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama. (sal)