OBORMOTINDOK.CO.ID. Banggai– Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan Walhi Jepang menggelar konsolidasi bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu kafe di Kecamatan Batui tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat setempat, di antaranya Rusli Samadi, Aspan Lasanang, Muhammad Irfan, Faisal Lahadji, Syahrudin Ahaba, Muhammad Kun, Yuyun Daida, serta beberapa perwakilan organisasi lainnya.
Manajer Riset dan Pengetahuan Walhi Sulawesi Tengah, Ikshan, menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan memberikan edukasi serta pencerahan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan petani yang terdampak aktivitas perusahaan di wilayah tersebut.
Menurut Ikshan, kehadiran Walhi di Kecamatan Batui merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak lingkungan, baik positif maupun negatif, dari aktivitas perusahaan.
“Kami hadir di Kecamatan Batui untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya nelayan dan petani, agar mereka dapat mengetahui dampak baik dan negatif dari hadirnya perusahaan terhadap lingkungan,” ujar Ikshan.
Ia menegaskan, peningkatan literasi lingkungan menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul akibat aktivitas industri.
Salah satu tokoh masyarakat Batui, Muhammad Kun, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Walhi Sulawesi Tengah dan Walhi Jepang yang telah memberikan pencerahan kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan konsolidasi tersebut sangat bermanfaat dalam menambah wawasan masyarakat terkait isu lingkungan serta dampak yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup serta mampu memperjuangkan hak-hak mereka secara bijak dan terarah. (feb)





