OBORMOTINDOK.CO.ID. Palu– Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi Pejabat Sementara (Pjs) Area Head Bank Mandiri Palu, Andi Dewi, bersama jajaran di ruang kerjanya, Senin (2/6/2025).
Pertemuan ini membahas penguatan sinergi antara Bank Mandiri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam mendukung program prioritas daerah serta sektor industri.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Dewi menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus pelaporan terkait berbagai program Bank Mandiri di wilayah Palu.
Salah satu hal yang disoroti adalah lanjutan kerjasama pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui UPTB Samsat Wilayah I Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tengah.
“Kami telah menempatkan dua teller khusus di Samsat untuk mempermudah layanan pembayaran pajak,” ujar Andi Dewi.
Selain itu, Andi Dewi juga menyatakan apresiasinya terhadap Program 9 BERANI yang digagas Pemerintah Provinsi Sulteng. Ia menegaskan bahwa Bank Mandiri siap mendukung implementasi program tersebut melalui berbagai bentuk kerjasama.
Bank Mandiri Palu juga memberikan dukungan terhadap langkah Gubernur Anwar Hafid yang mendorong perusahaan-perusahaan di kawasan industri untuk membuka kantor perwakilan di Sulawesi Tengah.
Pihaknya berharap, perusahaan-perusahaan tersebut dapat membuka rekening di bank lokal, termasuk Bank Mandiri, guna memperkuat peran perbankan dalam pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyambut baik komitmen Bank Mandiri. Ia menyatakan akan terus mendorong perusahaan industri agar turut memperkuat keterlibatan ekonomi di daerah, termasuk melalui sektor perbankan.
“Saya akan menyuarakan itu,” tegas Gubernur.
Gubernur Anwar Hafid juga mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan Bank Mandiri. Ia mengenang pengalamannya saat menjabat sebagai Bupati Morowali, di mana dirinya membentuk forum perbankan sebagai wadah diskusi rutin bersama pimpinan bank guna memantau dinamika ekonomi daerah.
“Forum seperti ini akan saya hidupkan kembali di tingkat provinsi agar sinergi dengan perbankan semakin kuat,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa ia akan menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan penjajakan lanjutan dan memetakan peluang kerjasama strategis di masa depan.**





