OBORMOTINDOK.CO ID. Morut– Bupati Delis Julkarson Hehi menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sekaligus sertifikat tanah bagi nelayan dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Bungku Utara, Senin (9/3/2026).
Sebelum penyerahan bantuan, Bupati Delis menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Morowali Utara berhasil mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi nomor satu di Sulawesi dan nomor dua di Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa program BKK yang disalurkan kepada desa-desa berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Selamat kepada seluruh penerima BKK. Ada 19 kelompok baru dan 25 kelompok pengembangan, sehingga total terdapat 44 kelompok yang menerima BKK di Kecamatan Bungku Utara pada tahun 2025,” ujar Bupati Delis.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 2022 hingga 2025, sebanyak 253 kelompok usaha telah menerima BKK dengan total dana yang terserap mencapai sekitar Rp11 miliar.
Program tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Morowali Utara. Pada tahun 2025, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 14 persen menjadi 10 persen.
Penurunan sebesar 4 persen tersebut merupakan capaian yang cukup besar, dengan perkiraan sekitar 6.000 penduduk Morowali Utara telah berhasil keluar dari garis kemiskinan.
“Pengentasan kemiskinan ini dilakukan secara merata hingga ke tingkat desa atau secara inklusif,” ungkapnya.
Selain menyerahkan BKK, Bupati Delis juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada para nelayan di Desa Uewaju. Penyerahan sertifikat ini memberikan kepastian hukum atas aset tanah yang dimiliki para nelayan.
Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara juga memberikan perhatian khusus kepada para nelayan. Sebelumnya, Pemda Morut telah memberikan jaminan perlindungan kepada nelayan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan keamanan kerja mereka. (teguh)





