OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) melalui Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Gerson Tandi, ST, M.Eng, memaparkan hasil pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024.
Pemaparan ini disampaikan dalam kegiatan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (14/5/2025), dari ruang pola Kantor Bupati Morowali Utara.
Dalam pemaparannya, Gerson Tandi menyampaikan data sasaran tahun 2024 per Januari, yang meliputi total jumlah keluarga sebanyak 37.548, dengan 6.902 keluarga tergolong berisiko stunting. Sementara itu, jumlah balita tercatat 9.518 anak, dengan balita sangat pendek sebanyak 882 anak (9,26%) dan balita pendek 889 anak (9,34%).
Ia juga menuturkan bahwa seluruh indikator cakupan layanan telah terisi. Namun demikian, terdapat delapan item layanan yang capaian rata-ratanya masih belum optimal. Dalam hal penentuan desa lokus stunting tahun 2024, Kabupaten Morowali Utara menggunakan data prevalensi stunting dan jumlah keluarga berisiko berdasarkan data per Januari 2023, dengan mengacu pada sistem Electronic Project Planning and Management (E-PPGM).
Lebih lanjut, Gerson menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan Aksi Konvergensi ke-2, terdapat 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu, ditambah 10 kecamatan serta dukungan penuh dari TP-PKK Kabupaten Morowali Utara. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam intervensi spesifik dan sensitif untuk percepatan penurunan stunting.
“Perencanaan program diarahkan melalui forum perangkat daerah, agar seluruh kegiatan terakomodir dalam RKPD dan mampu mengoptimalkan intervensi yang dibutuhkan,” jelas Gerson.
Ia juga menegaskan pentingnya peran perangkat daerah dalam mengoptimalkan penggunaan program CSR pada desa-desa lingkar tambang yang masuk dalam lokus stunting, serta mendorong inovasi baru dalam penanganan stunting di Morowali Utara.
Usai pemaparan, para panelis menyampaikan tiga pertanyaan yang langsung dijawab oleh Kepala Bappelitbangda bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Morowali Utara.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah kepala OPD terkait, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P2KB, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perikanan, serta Direktur RSUD Kolonodale. **





