Pabrik Elpiji 3 Kilogram di Banggai Jadi Harapan Baru Warga Hadapi Kelangkaan Gas

oleh
Penulis: Gufran Sabudu  |  Editor: Redaksi

OBORMOTINDOK.CO.ID. BANGGAI— Rencana Pemerintah Kabupaten Banggai untuk mendirikan pabrik tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Batui disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Warga menilai keberadaan pabrik tersebut akan membantu mengatasi persoalan kelangkaan tabung gas sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Herlina, seorang pengusaha warung makan di Kecamatan Batui, menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembangunan pabrik tersebut.

Menurutnya, langkah yang digagas oleh Bupati Banggai, H. Amirudin, menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi.

BACA JUGA:  Wakili Bupati, Sekda Banggai Resmikan Seminar Dan Uji Publik RPPLH 2022

“Alhamdulillah, Pak Bupati telah merencanakan pembangunan pabrik tabung gas di Batui. Kami berharap rencana itu segera terealisasi agar kelangkaan gas di Batui tidak terjadi lagi,” ujar Herlina melalui sambungan telepon, Senin (27/10/2025).

Harapan serupa juga disampaikan oleh Indrawati Pati, warga Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui.

Ia menilai pembangunan pabrik tersebut dapat memberikan peluang kerja baru bagi warga yang belum memiliki pekerjaan tetap.

BACA JUGA:  Cudy-Ma’mun Yakini Mampu Wujudkan Program Bantuan Masyarakat Miskin dan Sekolah Gratis

“Katanya, pabrik itu akan dibangun di Kelurahan Tolando, tepatnya di kompleks kantor lurah. Kami tentu berharap bisa ikut dipekerjakan di sana,” tutur Indrawati.

Sementara itu, Lurah Tolando, Budianto K. Abdurahman, mengaku belum menerima informasi resmi terkait lokasi pasti pembangunan pabrik tersebut.

“Hingga saat ini, kami dari Pemerintah Kelurahan Tolando belum menerima kabar mengenai titik koordinat lokasi pembangunan pabrik elpiji itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini hanya ada satu perusahaan yang bergerak di bidang gas di wilayahnya, yakni PT Rizky Kareima Perdana, yang berfokus pada jasa pemeliharaan tabung gas, bukan produksi.

BACA JUGA:  Budayawan Beri Rekomendasi ke Pemerintah agar Gelar Festival Mowue di Morowali Utara Mulai Tahun Depan

“Di kompleks kantor lurah memang ada perusahaan, tapi mereka bergerak di bidang pemeliharaan tabung gas, bukan pabrik baru,” ujar Budianto.

Dari informasi yang beredar, selain di Kecamatan Batui, pemerintah juga berencana membangun pabrik tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Batui Selatan.

Namun, sebagian besar warga berharap agar lokasi pembangunan tetap difokuskan di Kecamatan Batui. (sal)