Wabup Djira Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Soroti Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

oleh
Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira, saat memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Pelataran Kantor Bupati, Senin (27/04/2026).

OBORMOTINDOK.CO.ID. Morut– Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K. S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 yang digelar di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (27/04/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Morowali Utara. Turut hadir Sekretaris Daerah Morowali Utara Ir. Musda Guntur, MM, bersama para pimpinan perangkat daerah. Hadir pula Danramil 1311-03 Kecamatan Petasia Kapten Infanteri Amrul, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Morowali Utara.

BACA JUGA:  Peraih Emas Dayung Asian Games Hadiri Kejuaraan Terbuka Nasional Dragon Boat Teluk Tomori

Peringatan Hari Otonomi Daerah yang jatuh setiap 25 April tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.”

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan sejarah Otonomi Daerah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam amanatnya, Wabup Djira membacakan pidato Menteri Dalam Negeri yang menegaskan bahwa tema Hari Otonomi Daerah 2026 mencerminkan semangat kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, guna bersama-sama mewujudkan Asta Cita.

Ia menekankan bahwa tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sinkronisasi menjadi kunci utama dalam mendorong keberhasilan pembangunan.

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal. Namun, pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Wabup Djira.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa capaian pelaksanaan otonomi daerah pada tahun 2026 harus dijadikan pijakan untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah berbagai tantangan dan dinamika yang ada.

BACA JUGA:  Sampah Berserakan di Lapangan Wita Mori Usai Acara, Warga Kecewa

Menurutnya, tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan hanya dapat dihadapi melalui kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

“Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong bagi kita semua untuk mewujudkan Asta Cita dan kemajuan bangsa Indonesia. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya.

Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tersebut ditutup dengan pembacaan doa. (teguh)