Dinas PMD Morut Luncurkan Program Digitalisasi Kebutuhan Desa Sejahtera

oleh
Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira, S.Pd., M.Pd., buka acara peluncuran program inovatif bertajuk Digitalisasi Kebutuhan Desa Sejahtera (DIA Ke Desa), di ruang pola kantor Bupati Morowali Utara pada Rabu (15/05/2024) pagi.

OBORMOTINDOK.CO.ID. Kolonodale– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait, meluncurkan program inovatif bertajuk Digitalisasi Kebutuhan Desa Sejahtera (DIA Ke Desa). Program ini bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi aparatur desa.

Acara peluncuran ini dibuka oleh Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira, S.Pd., M.Pd., di ruang pola kantor Bupati Morowali Utara pada Rabu (15/05/2024) pagi.

BACA JUGA:  Jadi Peserta Lomba UKS Tingkat Kabupaten, MIS Al-Khairaat Batui di Apresiasi Pemcam

Hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali Utara, Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, M.M., para camat, kepala desa (kades), serta pendamping BKK se-Kabupaten Morowali Utara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Djira menekankan pentingnya produktivitas dalam pengelolaan dana BKK oleh para kepala desa dan camat. Ia mengingatkan agar dana tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat, guna mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa-desa.

BACA JUGA:  Peroleh 16 Suara, Salim J Tanasa Sah Jabat Wabup Bangkep 

Peluncuran program DIA Ke Desa ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam manajemen dan pengembangan desa, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi dalam administrasi desa, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lokal.

BACA JUGA:  800 Juta Ambyar, Denny Caknan Batal Manggung Di Gresik

Dengan adanya kolaborasi antara Dinas PMD Morowali Utara dan para pemangku kepentingan, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya mewujudkan desa yang lebih sejahtera dan mandiri.(teguh)

**) Ikuti berita terbaru Obormotindok.co.id di Google News